hoax

Hati-Hati Sebar Konten HOAX !

Seluruh konten grafis yang diproduksi oleh PKS ART harus melalui Quality Control (QC) di struktur PKS Art pusat dan wilayah. Konten grafis yang tersebar di internet dan tidak ada di web PKS ART (art.pks.id) adalah TIDAK OFFICIAL

PKS ART senantiasa menjaga kualitas produksi grafis dengan Quality Control (QC) sebagai berikut:

1. Standar Kontrol Kualitas untuk mengarahkan produksi grafis yang terjaga sesuai dengan:
a. Kaidah yang baik, yaitu cara penyajian yang baik, mulai dari kaidah fotografi, kaidah jurnalistik, hingga kaidah desain grafis.
b. Prinsip yang benar, yaitu prinsip yang sesuai dengan nilai kebenaran, tidak melanggar ketentuan partai dan ketentuan syariat Islam.
c. Etika yang santun, tidak mencederai persepsi publik, tidak menghakimi orang lain, tidak menyerang personal/lembaga, dan bertanggung jawab.

2. Approval Isu, boleh-tidaknya/perlu-tidaknya isu/tema disajikan menjadi karya grafis, mengingat karya grafis berpotensi positif sebagai karya yang persuasif, namun juga berpotensi dikritik karena mengangkat tema yang sensitif.
a. Karya persuasif, berpotensi mengajak orang involve dan turut menyebarkan secara sukarela atas ide yang dikemukakan, harus diupayakan.
b. Karya sensitif, berpotensi mendapatkan kecaman/bullying oleh netizen karena mengandung pemberitaan, info, atau sajian foto yang sensitif, harus dihindari.

3. Validasi Konten, memastikan konten benar secara bahasa dan pesan yang tepat untuk disampaikan ke publik. Penilaian konten dilakukan oleh QC Konten.
a. Penilaian kebenaran peristiwa atau kutipan wawancara
b. Penilaian atas Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI)

4. Koreksi Desain, memastikan kepantasan dan keindahan karya grafis supaya enak dilihat, disukai banyak orang, dan tersebar viral di media sosial. Penilaian desain dilakukan oleh QC Desain.
a. Desain dengan corak PKS: desain bersifat official.
b. Desain dengan corak umum, jika bertema umum.
c. Menghindari black-art/underground yang tidak sesuai dengan karakter PKS.

 

Disampaikan oleh BPH PKS ART, Sumber: Presentasi Basic Training PKS ART

20th

[VIDEO] 20 Tahun PKS – Ayo Lebih Baik

——

“AYO LEBIH BAIK”
Cipt: Kamal/Tito

Ayo Lebih Baik
PKS terbaik
Untuk Indonesia
Yang lebih baik (2x)

Tak perlu diragukan lagi
kita hidup di dunia ini
memiliki tujuan hakiki
Untuk mengharap ridha Ilahi

Walau rintangan yang datang menghadang
Kita akan teruskan perjuangan
Demi cita-cita dan harapan
Gapai masa depan yang gemilang

Ayo Lebih Baik
PKS terbaik
Untuk Indonesia
Yang lebih baik (2x)

Kini saatnya kita peduli
pada semua yang t’lah terjadi
Melayani dengan s’penuh hati
Berkhidmat membangun negeri ini

Walau rintangan yang datang menghadang
Kita akan teruskan perjuangan
Demi cita-cita dan juga harapan
Gapai masa depan yang gemilang

Ayo Lebih Baik
PKS terbaik
Untuk Indonesia
Yang lebih baik (2x)

***

“Ayo Lebih Baik” Theme Song for PKS by @nasyid_naam
Music Director: Arie Poernama
Vocal Director: Tito Mardianto
Music Arranger: Dhion Fanditya
Recording, Mixing & Mastering: Yogia Mulyagara (Muslim Records)

SAHABATMUDA

Sekilas Tentang Maskot Lima Sahabat Muda PKS

PKS Art – PKS sebagai partai yang dekat dengan anak muda telah memunculkan maskot Lima Sahabat Muda PKS, yaitu Kea, Adi, Dilan, Eja, Tera. Kelima nama ini merupakan ‘nickname’ yang diambil dari kata ‘Keadilan Sejahtera’. Kelimanya juga merepresentasikan wajah anak-anak muda yang ramah, gaul, sholeh, lincah dan intelek.

Profil Lima Sahabat Muda PKS

Adapun profil singkat dari kelima sahabat muda PKS sebagai berikut.

SAHABATMUDA

Kea adalah mojang Sunda berjilbab lebar ini punya sifat perhatian, penyayang, suka menolong, suka menasehati, pecinta buku tapi mudah ngambek.

Adi adalah anak muda yang gaul sporty, humoris, asyik diajak berteman, dan mudah galau.

Dilan adalah cowok yang rajin, suka menolong, pemberi solusi, punya leadership, dan kadang moody. Dilan adalah anak kos yang berasal dari Sumatera, tapi suku Jawa.

Eja adalah gadis berjilbab yang pintar, kutu buku, namun tidak terlalu sering update socmed. Eja berteman dekat dengan Kea yang mengantarnya semakin dekat mendalami Islam.

Tera adalah cewek manja, galak, lucu, gaul, anak orang kaya, selalu update soal gadget, dan dijuluki miss socmed. Tera juga mendalami Islam sejak dekat dengan Kea.

Kelima karakter ini dimunculkan menjelang Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2015, untuk mengisi momentum sumpah pemuda dengan karakter kartun bergaya anak muda. Bersamaan dengan itu pula disematkan kutipan bernas dari Presiden PKS, Mohamad Sohibul Iman, Ph.D., “Pemuda gak pernah buntu, selalu hadir dengan ide dan karya bermutu“.

IMG-20180128-WA0030

Kampanye Kreatif

Kehadiran kelima maskot ini tentu disiapkan dengan penuh perencanaan dan strategi. Anak muda sebagai ‘The New Majority‘ merupakan wajah masa depan Indonesia di masa mendatang. Kelima maskot ini adalah sarana kampanye kreatif (creative campaign) untuk meramaikan konten media sosial yang seirama dan senafas dengan anak muda. Kelima maskot sahabat muda ini juga dirancang untuk menciptakan ‘new behaviour‘ di era kampanye partai politik yang semakin modern dan serba digital.

Hari Peduli Sampah

Di berbagai event dan momentum, kelima karakter yang dibuat oleh PKS Art (Komunitas Desainer PKS) ini juga meramaikan kanal-kanal media sosial yang dipublikasikan oleh struktur, kader hingga simpatisan. Mulai dari hari besar nasional, hari besar internasional, hari besar Islam, hingga kampanye positif dalam pemilu dan pilkada.

billboard(2)

Kesamaan Nama ‘Dilan‘, Kebetulan atau Kesengajaan?

Salah satu karakter dari lima sahabat muda PKS bernama Dilan. Pada saat yang sama juga sedang hangat dan trend film berjudul Dilan, yang diangkat dari novel karya Pidi Baiq. Kesamaan nama ini sama sekali bukan kesengajaan dan hanya kebetulan belaka. Nama Dilan murni diambil dari kata ‘Keadilan’, yang merupakan salah satu kata dari ‘Partai Keadilan Sejahtera’. Seperti keempat nama yang lainnya, penentuan nickname ini memang diambil dari ‘Keadilan Sejahtera’, karena kelima tokoh kartun ini memang merupakan sarana kampanye kreatif PKS untuk meramaikan media sosial.

@ariepoernama @pksart

 

photo564904550544290151

PKSart Persembahkan Desain Kufi untuk Gubernur Jabar Ahmad Heryawan

Bidang Humas DPP PKS menggelar PKS Public Relations (PR) Summit 2016 di Hotel Ambhara, Jakarta Selatan Jumat (7/10/2016) hingga Ahad (9/10/2016). Gelaran nasional ini dihadiri Ketua Bidang Humas PKS di seluruh Provinsi di Indonesia. Ketua Bidang Humas DPP PKS Dedi Supriadi menerangkan, reputasi yang dibangun PKS tidaklah disulap dalam satu dua hari. Berkiprah di dunia politik selama 18 tahun bukanlah waktu yang pendek meski bukan waktu yang belum terlalu panjang. Humas, papar Dedi, berada di garis depan dalam membangun reputasi berdasarkan kerja-kerja nyata partai.

photo564904550544290151

Hadir dalam gelaran PR Summit PKS 2016, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, memberikan motivasi dan pembekalan untuk peserta pegiat Humas PKS. Pada kesempatan yang istimewa ini, PKSart mempersembahkan kenang-kenangan berupa Desain Kufi Modern karya Amal Jamaludin (PKSart Depok) kepada Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.

photo564904550544290158

Upgrading Desainer PKSart di Designer Summit 2016

photo564904550544290158

Jakarta (7/10) — Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar hajat nasional PKS Public Relations (PR) Summit 2016 di Hotel Ambhara, Jakarta, Jumat (7/10/2016) hingga Ahad (10/10/2016). PKS PR Summit 2016 diikuti oleh pengurus Bidang Humas DPP PKS dan Pengurus Bidang Humas PKS seluruh Indonesia.

pksartsummit

PKS PR Summit yang juga dihadiri komunitas relawan Humas seluruh Indonesia. PKSart mengadakan Designer Summit 2016, yang bertujuan memberikan peningkatan kapasitas desain grafis dan komunikasi visual bagi seluruh relawan Komunitas Desainer PKSart. Materi utama tentang Branding Strategy disampaikan oleh Dodi Zulkifli, Owner DesignTalk.

 

Dodi Zulkifli (DesignTalk) saat menyampaikan materi Branding Strategy

Dodi Zulkifli (DesignTalk) saat menyampaikan materi Branding Strategy

 

Suasana Upgrading Designer oleh Dodi Zulkifli (DesignTalk)

Suasana Upgrading Designer oleh Dodi Zulkifli (DesignTalk)

 

Arie Poernama (PKSArt) menyampaikan souvenir kepada Dodi Zulkifli (DesignTalk)

Arie Poernama (PKSArt) menyampaikan souvenir kepada Dodi Zulkifli (DesignTalk)

***